Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Featured Posts

Jumat, 20 Januari 2012

tato penis bikin ereksi permanen

Merasa tidak puas dengan cara biasa untuk menunjukkan rasa cinta, pria asal Iran berusia 21 tahun nekat membuat tato dengan inisial nama kekasihnya di organ vitalnya. Sayang, upaya untuk membuat sang kekasih terkesan itu justru berbuah hasil yang tidak diharapkan. Gara-gara tato di lokasi yang tidak wajar itu, pria tersebut  mengalami ereksi permanen.

Dalam laporan yang dimuat Journal of Sexual Medicine, dokter yang menangani kasus itu mengatakan bahwa pria ini selama tiga bulan mengalami ereksi, ditambah dengan sedikit pendarahan. Akibatnya, inisial nama sang kekasih jadi tak beraturan lagi.

Tak tahan dengan kondisinya, pria asal Iran itu lalu memeriksakan diri ke dokter dan didiagnosis nonischemic priapism atau ereksi penis permanen yang tidak diharapkan.

Menurut Javaad Zargooshi, dokter spesialis urologi di Kermanshah University of Medical Sciences Iran, kemungkinan besar jarum tato yang dipakai masuk terlalu dalam ke pembuluh darah penis. Akibatnya, aliran darah ke organ intim menjadi sangat deras dan terjadi genangan darah di bawah permukaan kulit yang ditato.

Oleh dokter, pria itu disarankan untuk melakukan operasi perbaikan emboli. Ia pun bersedia melakukan prosedur penuh risiko untuk mengeringkan darah dari penisnya. Sayangnya, prosedur menghilangkan genangan darah itu gagal sehingga ereksi pria tersebut menetap.

Meski demikian, si pria bertato itu dilaporkan tidak menyesali kondisinya. Ia juga tak menyesal membuat tato dan tidak bermasalah hidup dengan kondisi penis mengeras terus-menerus.


Sumber :

sex aman untuk penderita jantung

The American Heart Association menyatakan aktivitas seksual secara umum tidak berbahaya untuk para penderita penyakit jantung. Meski begitu pasien harus memeriksakan diri secara teratur ke dokter.

Aktivitas seksual perlu diwaspadai apa bila penyakitnya tidak terkontrol. Asosiasi jantung tersebut juga menambahkan bahwa diperlukan riset yang lebih dalam mengenai pengaruh hubungan seksual terhadap sistem kardiovaskular kaum wanita dan orang lanjut usia yang memiliki kondisi khusus.

Kegiatan seksual dinyatakan masuk akal untuk pasien angina ringan (nyeri dada) dan mereka yang menderita penyakit jantung ringan, dan pasien penyakit jantung yang tidak ada keluhan. Pasien yang menderita gangguan detak jantung (atrial fibrillation) yang terkontrol juga aman berhubungan seks.

"Faktanya, bagi sebagian besar pasien penyakit jantung risiko dari aktivitas seksual rendah. Kebanyakan pasien yang penyakitnya stabil aktivitas seksual bisa disetarakan dengan olahraga ringan atau sedang seperti berjalan kaki atau naik tangga beberapa lantai," kata Dr.Glenn Levine, dari Baylor College of Medicine.

Para pasien penyakit jantung biasanya enggan menanyakan pada dokter mengenai bahaya hubungan seksual bagi kondisi mereka, namun sebenarnya kekhawatiran itu ada dalam pikiran. "Kami ingin mendorong para dokter untuk mendiskusikan ini pada pasien mereka," kata Levine.

Dalam penelitian yang dilakukan Levine, serangan jantung akut yang dikaitkan dengan aktivitas seksual termasuk jarang, hanya kurang dari satu persen.

Untuk orang yang pernah mengalami serangan jantung, berhubungan seksual meningkatkan risiko datangnya serangan kembali meski risikonya rendah. "Risikonya meningkat dari 10 per 1 juta per jam menjadi 20-30 per 1 juta per jam," tulis para peneliti.

Selain itu kematian mendadak saat berhubungan seks sebenarnya adalah kejadian langka. Tetapi ketika hal itu terjadi biasanya dialami oleh laki-laki dan ia sedang bercinta dengan bukan pasangan sahnya. "Pada umumnya dengan pasangan yang lebih muda, bukan ditempat yang diakrabi, atau setelah mengonsumsi alkohol dan makanan tertentu," imbuhnya.

Dalam pernyataan tersebut juga disebutkan pasien penyakit jantung yang penyakitnya tidak stabil atau gejalanya cukup parah memang sebaiknya menghindari aktivitas seksual seperti halnya olahraga beresiko.

Hal yang harus dihindari adalah konsumsi obat disfungsi ereksi pada pasien yang menderita nyeri dada. Namun pada pasien wanita yang sudah menopause, penggunaan estrogen yang dioles atau dimasukkan ke vagina untuk mengurangi nyeri saat penetrasi dinyatakan aman.

"Jika Anda orang yang aktif dan tidak mengalami gejala, maka hubungan seks aman. Tetapi jika sering timbul keluhan nyeri dada, sesak napas atau jantung berdebar-debar, sebaiknya aktivitas seks dihindari," kata Dr.Reene Pande, dokter penyakit jantung.

Hal yang juga digarisbawahi dari pernyataan ini adalah pentingnya komunikasi dokter dan pasien. "Komunikasi adalah hal yang utama, kami tidak akan tahu jika ada masalah jika pasien tidak mengungkapkannya," kata Pande.


kurang minum menyebabkan gula darah meningkat

Kurang mengonsumsi air putih bukan hanya menyebabkan dehidrasi tapi juga kadar gula darah menjadi tinggi. Karena itu selain menjaga pola makan, konsumsi air yang cukup disarankan untuk mencegah kadar gula darah meningkat.
Ketika kadar gula darah di atas normal, tetapi belum terlalu tinggi untuk disebut diabetes, dokter menyebutnya sebgai pra-diabetes. Mereka yang didiagnosis mengalami pra-diabetes beresiko tinggi menjadi diabetes jika kadar gula darahnya tidak dijaga.
Dalam studi terbaru, orang dewasa yang hanya mengonsumsi setengah liter air setiap hari (sekitar dua gelas), cenderung mengalami kenaikan gula darah hingga level pra-diabetes, dibandingkan dengan orang yang minum lebih banyak air.
Walau penelitian ini menemukan kaitan antara asupan air dengan gula darah, tetapi tidak menunjukkan adanya hubungan sebab akibat. Diduga hal ini bisa dijelaskan secara biologi.
Menurut Lise Bankir, peneliti dari French National Research Institute, hormon yang disebut vasopressin, mungkin menjelaskan. Vasopressin, yang disebut juga dengan hormon antidiuretik, membantu mengatur penyimpanan air dalam tubuh.
Saat kita dehidrasi, kadar vasopressin meningkat sehingga ginjal berusaha menghemat persediaan air. Selain itu peningkatan kadar vasopressin ini juga akan meningkatkan kadar gula darah.
Menurut Bankir, di dalam liver terdapat reseptor vasopressin, organ yang bertanggung jawab pada produksi gula darah di tubuh. Sebuah penelitian menunjukkan menyuntikkan vasopressin pada orang sehat akan menyebabkan kadar gula darah meningkat sementara.
Penelitian itu dilakukan terhadap 3.615 orang Perancis berusia 35-65 tahun dan memiliki kadar gula darah normal pada awalnya. Sekitar 19 persen mengatakan mereka hanya minum kurang dari setengah liter air setiap hari, sementara sisanya minum seliter air atau lebih.
Setelah 9 tahun, sebanyak 565 partisipan studi menderita ketidaknormalan kadar gula darah dan 202 orang didiagnosis diabetes tipe 2. Ketika para peneliti mengamati kebiasaan partisipan mengonsumsi air, mereka menemukan orang yang minum air kurang dari setengah liter setiap hari, beresiko 28 persen menderita kenaikan gula darah.
Selama ini belum ada data statistik yang menyebutkan kaitan antara asupan air dengan terjadinya diabetes. Namun, orang yang minum air hanya sedikit pada umumnya menyukai minuman yang mengandung gula sehingga bisa memicu kenaikan berat badan dan gangguan kontrol gula darah.


Sumber :

cek gula darah dengan air mata

Untuk para penderita diabetes, tidak ada alat lain yang dirasa akurat menghitung kadar gula dalam darah selain alat pengukur kadar gula yang menggunakan tetesan darah. Tentu saja cara ini dirasa tidak nyaman, apalagi bagi mereka yang harus mengecek kadar gula darah namun tidak mengidap penyakit diabetes.

Para dokter dan ilmuwan di seluruh dunia telah berusaha keras untuk mencari alternatif yang lebih nyaman digunakan. Saat ini, telah ditemukan alat pengukur kadar gula darah yang tak menggunakan darah, melainkan air mata. Peneliti dari University of Michigan menggunakan sensor pada alat pengukur tersebut untuk mendeteksi kadar larutan gula atau glukosa dalam air mata.

Pengujian kepada 12 kelinci menemukan bahwa tingkat kadar glukosa dalam air mata berkolerasi dengan tingkat kadar glukosa dalam darah. Hal ini menjadi titik acuan para peneliti untuk menemukan alat pengukur kadar gula dalam darah tanpa menggunakan darah.
Asosiasi Diabetes di Amerika meperhitungkan kira-kira 25,8 juta orang di Amerika mengidap penyakit diabetes namun 7 juta orang diantaranya belum terdiagnosa. Menurut Dr. George Grunberger dari The American Association of Clinical Endocrinologis, banyak masyarakat yang memantau kadar glukosa melalui kulit mereka dan melalui daun telinga mereka. Ada juga mesin yang ditarik dari peredaran karena tidak dapat diandalkan dan reproduktivitas yang kurang mumpuni.

Para penderita diabetes memiliki kadar glukosa yang tinggi dalam darah mereka. Hal ini bisa karena pankreas mereka yang berhenti memproduksi hormon insulin yang mengatur gula darah atau bisa karena sel tubuh mereka yang menjadi kebal akan insulin itu sendiri sehingga proses penyerapan gula dalam darah menjadi terganggu.

Intensitas pengujian darah yang dilakukan oleh pasien bersifat subjektif atau tergantung kemauan sang penderita. " Dua kali, tiga kali bahkan 10 kali dalam 1 hari. Seringnya pengujian ini karena memang selalu berubahnya kadar glukosa dalam darah seseorang dalam 1 hari" menurut Grunberger.

Peneliti dari University of Michigan bukanlah yang pertama menemukan alternatif dari alat pengukur kadar gula darah ini. Jeffrey LaBelle seorang biomedis dari Arizona State University bekerjasama dengan peneliti dari The Mayo Clinic menemukan teknologi pengamat kadar glukosa dalam air mata. Dengan menyentuhkan sensor selama 5 detik ke sklera (bagian putih) mata anda alat tersebut akan mengukur kadar gula darah anda.

Menggunakan air mata dalam mengukur kadar gula adalah cara yang cukup nyaman. Menurut LaBelle ide penggunaan air mata ini sudah terkuak dari tahun 1937 namun kendala teknislah yang membatasi penelitian ini.

"Tingkat glukosa dalam air mata ditemukan 30-50 kali lebih rendah dari kadar yang ditemukan dalam darah", menurut peneliti. Dari permasalahan tersebut peneliti dituntut untuk menemukan alat yang sensitif dan akurat.

Penguapan, kadar glukosa yang berbeda jauh dari air mata dan darah, kuantitas darah yang lebih banyak daripada air mata dan proses yang digunakan untuk memperoleh air mata adalah beberapa plus-minus dari alat ini. Selain itu stres ternyata memengaruhi kadar glukosa dalam air mata, menurut LaBelle.

Peneliti meningkatkan ketepatan ukur dari alat penguji kadar glukosa air mata ini menggunakan kelinci, dan diharapkan pengujian ini semakin akurat. Sebenarnya alat pengukur glukosa dalam darah saat ini membutuhkan kuantitas darah yang lebih sedikit dibandingkan alat-alat yang terdahulu. Menurut Grunberger, akurasi adalah yang dicari-cari dokter selama ini dalam menangani pasien diabetes.

"Sudah semua kami lakukan, semua standar telah kami sesuaikan dengan prosedur pengukuran glukosa" menurut Mich, direktur dari Grunberger Diabetes Institute di Bloomfield Hills. Sampai-sampai alat pengukur glukosa yang ditanam dalam kulit tidak diakui oleh FDA untuk menggantikan pengukuran menggunakan darah karena dianggap kurang akurat, tambah Grunberger.

Walaupun sudah dibuktikan pada hewan bahwa kadar glukosa dalam air mata mempunyai kolerasi dengan kadar glukosa dalam darah, namun ditemukan bahwa tingkat kolerasi ini berbeda tiap individu. Dengan begitu, pengujian menggunakan darah sampai saat ini masih merupakan cara yang paling akurat dalam menentukan kadar gula dalam darah.

Menurut Grunberger, korelasi yang ditemukan oleh peneliti dari Universitas Michigan merupakan prospek yang cerah. Diharapkan penelitian yang lebih lanjut akan meningkatkan akurasi dari alat penguji kadar glukosa dalam air mata. (EDW)

Sumber :
Tabloid Gaya Hidup Sehat

pengaruh obat pada ibu hamil

Selama kehamilan seorang calon ibu memang sebaiknya lebih berhati-hati dalam mengonsumsi obat, termasuk obat bebas. Salah satu obat yang harus dibatasi adalah obat flu dan batuk.

Para peneliti mengingatkan beberapa jenis obat flu dan batuk mungkin mengandung zat-zat berbahaya yang berpotensi membahayakan pertumbuhan janin. Selain itu belum ada riset yang secara akurat menyatakan keamanan obat-obatan flu pada ibu hamil.

Yang terbaik memang berkonsultasi kepada dokter untuk menentukan obat mana yang aman dikonsumsi ibu hamil. Panduan berikut mungkin bisa membantu Anda sebelum mengonsumsi obat flu.

- Batasi seminimal mungkin

Obat-obatan flu dan batuk yang dijual bebas mengandung sedikitnya enam jenis zat kimia untuk mengatasi berbagai gejala influenza, misalnya batuk, pilek, atau sakit kepala. Bila memungkinkan pilihlah obat yang mengandung zat aktif yang spesifik dengan keluhan yang diderita.

- Waspadai obat dekongestan

Konsumsi obat pelega hidung (dekongestan) yang diminum pada tri semester pertama kehamilan sebaiknya dihindari. Penelitian menunjukkan obat ini meningkatkan risiko cacat bawaan pada janin. Sebagai alternatif gunakan obat tetes atau spray di saluran napas.

- Herbal tak selalu aman

Saat ini cukup banyak obat yang mengandung bahan herbal. Meski berbahan herbal belum tentu bahan ini aman untuk kehamilan karena obat-obatan tersebut pada umumnya belum diteliti secara ilmiah.

- Pilih obat yang bebas alkohol

Dalam memilih obat batuk sebaiknya cari obat yang tidak mengandung alkohol.




Sumber :
HealthDay News

laptop dengan wifi dapat merusak sperma

KOMPAS.com - Bila Anda pria yang gemar berselancar menggunakan laptop yang dilengkapi wi-fi tak ada salahnya menyimak temuan para ahli yang satu ini.

Riset terbaru mengindikasikan penggunaan laptop yang dilengkapi wi-fi dapat mengancam kesuburan pria. Penelitian awal yang dipublikasi jurnal Fertility and Sterility menyatakan, koneksi wi-fi pada laptop berpotensi mengancam kualitas sperma.
Hasil percobaan  di laboratorium dengan cara memaparkan sinyal wi-fi di dekat sperma menunjukkan, motilitas sel-sel sperma mengalami penurunan. Selain itu, sperma juga mengalami perubahan kode genetik.

Meskipun efek wi-fi tampak nyata dalam percobaan tersebut, peneliti menegaskan bahwa pengaruh yang sama belum tentu akan terjadi dalam kehidupan nyata. Oleh sebab itu, penemuan ini perlu ditindaklanjuti dengan penelitian berikutnya untuk memastikan dampak penggunaan wi-fi laptop terhadap sperma.

Bukan efek suhu panas
Para ahli dari Argentina dan Amerika Serikat melakukan penelitian dengan cara menguji 29 sampel sperma dari pria sehat.  Setiap sampel dibagi ke dalam dua wadah, dan salah satunya disimpan selama 4 jam di dekat laptop yang terhubung dengan wireless internet.  Sampel pada satu wadah lainnya disimpan dalam durasi yang sama di tempat yang tidak terdapat laptop.

Para peneliti menduga, efek buruk yang timbul terhadap sperma dalam uji coba ini tidak berkaitan dengan suhu panas yang diakibatkan oleh laptop. Meskipun suhu panas memang sejak lama dikenal dapat mengganggu kualitas sperma.

Health Protection Agency (HPA) Inggris berpendapat, mereka yang menggunakan koneksi wi-fi atau berada dekat dengan perangkat wi-fi memang dapat terpapar sinyal radio. Sebagian dari energi yang dipancarkan dari sinyal tersebut akan diserap oleh tubuh. Tetapi paparan sinyal dari wi-fi sejauh ini diyakini aman karena kekuatannya sangat rendah.

Hingga kini, kata HPA, belum dtemukan bukti ilmiah yang menyatakan bahwa paparan sinyal radio dari wi-fi dapat mengganggu kesehatan pada populasi secara umum.

Pakar andrologi dan fertilitas dari Universitas  Sheffield, Dr Allan Pacey, menyatakan penelitian ini perlu dikembangkan lebih lanjut untuk memastikan efek paparan sinyal wi-fi.  

"Penelitian ini telah dilakukan dengan baik, tetapi kita perlu mewaspadai apa yang dapat memengaruhi kesuburan pria yang secara teratur memangku laptop wi-fi," ujarnya.

Sperma yang telah diejakulasi, lanjut Pacey,  memang sensitif terhadap banyak faktor. Pasalnya, ketika sudah berada di luar tubuh, sperma tidak lagi memiliki perlindungan dari sel-sel, jeringan dan cairan tubuh lainnya yang tersimpan sebelum ejakulasi.

"Oleh sebab itu, kami tidak dapat menyimpulkan dari penelitian ini bahwa  pria yang menggunakan laptop wi-fi pada pangkuanya selama kurang lebih empat jam dapat mengalami kerusakan sperma atau menjadi kurang subur.  Kita butuh studi  epidemiologis yang lebih besar untuk memastikannya, dan sejauh ini memang belum pernah dilakukan," papar Pacey.  

Kamis, 19 Januari 2012

cara awet muda


Penuaan adalah kondisi yang alami yang hampir pasti dialami setiap orang seiring dengan bertambahnya usia. Tapi jangan karena alasan itu lantas Anda menjadi cuek atau tidak mempedulikan kesehatan dan penampilan.

Telpner Meghan, seorang pakar gizi holistik, mengatakan kebanyakan orang umumnya cenderung pasrah dengan penyakit degeneratif, karena dianggap sebagai suatu proses yang alamiah. Padahal kata Telpner, penyakit degeneratif tidak selamanya identik dengan usia, melainkan lebih banyak datang akibat gaya hidup.

Perubahan kebiasaan dan pola hidup pada intinya bisa membuat seseorang menjadi lebih awet muda. Mau tahu bagaimana caranya? Berikut adalah 7 (tujuh) kebiasaan sehat yang harus terus menerus dilakukan agar tetap awet muda, seperti yang dipaparkan oleh Telpner :

1. Cukup tidur

"Tidur adalah saat di mana tubuh kita melakukan penyembuhan dan perbaikan," kata Telpner. Menurutnya, tidur yang cukup sangat penting membantu regenerasi kelenjar adrenal dan mempercepat penyembuhan jerawat yang di wajah Anda

Menurut Telpner, setiap orang membutuhkan waktu tidur setidaknya delapan jam. Tetapi jika seseorang sedang mengalami gangguan kesehatan atau stres, bisa lebih dari itu. "Tanpa tidur yang cukup sistem kekebalan tubuh kita lebih lemah," tambah Telpner.

2. Hindari polusi
Tepner mengatakan, racun di udara (polusi) adalah salah satu penyebab masalah kesehatan yang berhubungan dengan penuaan. Telpner mengimbau, ada baiknya untuk kita meluangkan waktu pergi jalan-jalan, berlari atau bersepeda di luar ruangan (taman) sambil menikmati udara segar dan sinar matahari.

3. Lebih banyak bergerak, tapi jangan berlebihan
Olahraga adalah cara terbaik untuk mencegah penuaan. Tetapi untuk mereka yang jarang melakukan aktivitas fisik, sebaiknya jangan langsung memulai latihan dengan intensitas tinggi.

"Latihan dengan intensitas rendah tapi sering sangat baik dilakukan dalam jangka waktu yang panjang," katanya. Akan tetapi, jika Anda penggemar olahraga dengan intensitas tinggi, seperti berlari jarak jauh 30 km dan latihan beban, jangan lupa makan dengan benar sebelum dan sesudah latihan agar tetap terhidrasi.

4. Kurangi minum kafein dan alkohol
"Jika sel tubuh kita mengalami dehidrasi, maka kita akan mendapatkan lebih banyak keriput," kata Telpner. Minumlah air dalam jumlah yang cukup disamping juga konsumsi beberapa buah-buahan segar dan sayuran yang kaya kandungan air.

Telpner mengatakan bahwa kopi dan alkohol dapat memicu dehidrasi dan penuaan, sehingga perlu untuk membatasi asupannya. "Orang mengatakan bahwa satu gelas anggur sehari dapat meningkatkan kesehatan. Tapi saya pikir, makan satu buah apel setiap hari mungkin akan mempromosikan kesehatan jauh lebih baik," jelasnya.

5. Makan sayuran
Sebagai makanan yang mempunyai nilai gizi tinggi, tidak ada batasan maksimal berapa banyak seseorang harus makan sayur. "Anda bisa makan sebanyak yang Anda bisa," katanya.

6. Meningkatkan antioksidan
"Jika penuaan disebabkan oleh radikal bebas yang beredar dalam tubuh kita, maka kondisi ini dapat diatasi dengan makan makanan tinggi antioksidan," katanya. Artinya, Anda harus makana buah dan sayuran, termasuk di antaranya berry, kacang (walnut dan biji pumpkin) serta rempah-rempah seperti kunyit, kayu manis dan oregano.

7. Tarik napas dalam-dalam
"Menarik napas dalam-dalam dapat mengembangkan paru-paru ke bentuk yang maksimal sehinnga membantu sistem saraf beristirahat," kata Telpner, yang pada gilirannya mendorong relaksasi dan mengurangi stres.

Penuaan adalah kondisi yang alami yang hampir pasti dialami setiap orang seiring dengan bertambahnya usia. Tapi jangan karena alasan itu lantas Anda menjadi cuek atau tidak mempedulikan kesehatan dan penampilan.

Telpner Meghan, seorang pakar gizi holistik, mengatakan kebanyakan orang umumnya cenderung pasrah dengan penyakit degeneratif, karena dianggap sebagai suatu proses yang alamiah. Padahal kata Telpner, penyakit degeneratif tidak selamanya identik dengan usia, melainkan lebih banyak datang akibat gaya hidup.

Perubahan kebiasaan dan pola hidup pada intinya bisa membuat seseorang menjadi lebih awet muda. Mau tahu bagaimana caranya? Berikut adalah 7 (tujuh) kebiasaan sehat yang harus terus menerus dilakukan agar tetap awet muda, seperti yang dipaparkan oleh Telpner :

1. Cukup tidur

"Tidur adalah saat di mana tubuh kita melakukan penyembuhan dan perbaikan," kata Telpner. Menurutnya, tidur yang cukup sangat penting membantu regenerasi kelenjar adrenal dan mempercepat penyembuhan jerawat yang di wajah Anda

Menurut Telpner, setiap orang membutuhkan waktu tidur setidaknya delapan jam. Tetapi jika seseorang sedang mengalami gangguan kesehatan atau stres, bisa lebih dari itu. "Tanpa tidur yang cukup sistem kekebalan tubuh kita lebih lemah," tambah Telpner.

2. Hindari polusi
Tepner mengatakan, racun di udara (polusi) adalah salah satu penyebab masalah kesehatan yang berhubungan dengan penuaan. Telpner mengimbau, ada baiknya untuk kita meluangkan waktu pergi jalan-jalan, berlari atau bersepeda di luar ruangan (taman) sambil menikmati udara segar dan sinar matahari.

3. Lebih banyak bergerak, tapi jangan berlebihan
Olahraga adalah cara terbaik untuk mencegah penuaan. Tetapi untuk mereka yang jarang melakukan aktivitas fisik, sebaiknya jangan langsung memulai latihan dengan intensitas tinggi.

"Latihan dengan intensitas rendah tapi sering sangat baik dilakukan dalam jangka waktu yang panjang," katanya. Akan tetapi, jika Anda penggemar olahraga dengan intensitas tinggi, seperti berlari jarak jauh 30 km dan latihan beban, jangan lupa makan dengan benar sebelum dan sesudah latihan agar tetap terhidrasi.

4. Kurangi minum kafein dan alkohol
"Jika sel tubuh kita mengalami dehidrasi, maka kita akan mendapatkan lebih banyak keriput," kata Telpner. Minumlah air dalam jumlah yang cukup disamping juga konsumsi beberapa buah-buahan segar dan sayuran yang kaya kandungan air.

Telpner mengatakan bahwa kopi dan alkohol dapat memicu dehidrasi dan penuaan, sehingga perlu untuk membatasi asupannya. "Orang mengatakan bahwa satu gelas anggur sehari dapat meningkatkan kesehatan. Tapi saya pikir, makan satu buah apel setiap hari mungkin akan mempromosikan kesehatan jauh lebih baik," jelasnya.

5. Makan sayuran
Sebagai makanan yang mempunyai nilai gizi tinggi, tidak ada batasan maksimal berapa banyak seseorang harus makan sayur. "Anda bisa makan sebanyak yang Anda bisa," katanya.

6. Meningkatkan antioksidan
"Jika penuaan disebabkan oleh radikal bebas yang beredar dalam tubuh kita, maka kondisi ini dapat diatasi dengan makan makanan tinggi antioksidan," katanya. Artinya, Anda harus makana buah dan sayuran, termasuk di antaranya berry, kacang (walnut dan biji pumpkin) serta rempah-rempah seperti kunyit, kayu manis dan oregano.

7. Tarik napas dalam-dalam
"Menarik napas dalam-dalam dapat mengembangkan paru-paru ke bentuk yang maksimal sehinnga membantu sistem saraf beristirahat," kata Telpner, yang pada gilirannya mendorong relaksasi dan mengurangi stres.